Anak CIBI
Kamis 4 Oktober 2012 adalah pertemuan kedua dalam mata
kuliah Profesi Pendidikan. Pada Pertemuan ini dosen membahas mengenai anak
CIBI.
Bedasarkan
tingkatan IQ yang dilakukan melalui psikotes, Anak/Peserta didik dibagi menjadi
8 golongan,yaitu, IQ dengan nilai 145 keatas adalah genius, 1Q dengan nilai
130-145 adalah very superior, IQ dengan nilai 115-130 adalah superior, 1Q
dengan nilai 90-115 adalah normal, 1Q dengan nilai 85-100 adalah lambat
belajar, 1Q dengan nilai 70-85 adalah tunagrahita ringan, 1Q dengan
nilai 55-70 adalah tunagrahita sedang, dan yang terakhir 1Q dengan nilai
55 kebawah adalah tunagrahita berat.
CI+BI dalam bahasa inggris disebut gift
talented. Kemampuan bawaan berupa potensi yang memerlukan perkembangan dan
pelatihan secara serius dan sistematis. Anak CI+BI dipengaruhi oleh 2 faktor
yaitu genetik yang mempengaruhi IQ/ intelegence dan faktor lingkungan yang
mempengaruhi kreatifitas dan task komitmen.
Untuk mengetahui
anak CI+BI biasanya dia mengalami kondisi disikronitas/asinkronitas. Semakin
tinggi IQ anak CI+BI semakin tidak sinkron dengan sosial emosionalnya. Oleh
karena itu perlu dibangun task komitmen mencakup kemampuan mengubah motivasi
menjadi tindakan (seperti ketekunan, daya tahan dan kerja keras, rasa percaya
diri dan daya tarik khusus dengan topik tertentu) tanpa komitmen pada
tugas/pekerjaan, prestasi tingggi tidak mungkin bisa dicapai.
Anak CI+BI juga memiliki ragam kemampuan yaitu, intelektual
abilities (kemampuan umum seperti ilmu pengetahuan), creativity abilities(kelancaran,fleksibilitas,
kepekaan terhadap rangsangan dan keaslian pemikiran), sosial competence(keterampilan
melibatkan respon, empati, kepedulian, kemampuan komunikasi dan rasa humor), musikalitas(kepekaan
terhadap musik), artistic abilities(kemampuan menciptakan sesuatu tanpa bantuan
apa-apa), practical intelligence(kemampuan individu untuk menemukan hal-hal
yang paling cocok antara mereka dan tuntutan lingkungannya).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar